Gjsnsvsvbsjs

bit.ly/LogoKita 

Bbd

Read More

[Samat Hari Raya Idul Adha]

Taqabalallahu Minna Wa Minkum (Semoga Allah menerima amal dari kami dan amal dari kalian)

Inilah saat untuk merayakan semangatmu dalam berkurban, harapanmu pada ampunan, dan keteguhanmu dalam beriman.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1439 H,

Mohon Maaf Lahir Batin.

.

----------------

K-MW/32/122/08

Salam, 

BEM KM Unmul 2018

"Kolaborator Cinta Asa Untuk Indonesia"

Read More

[Hari Konstitusi]

Konstitusi merupakan sebuah peraturan dalam sebuah ketatanegaraan yang menjadi landasan pengatur keberlangsungan berjalannya sebuah negara baik dalam hal politik, sosial budaya dan sebagainya. Konstitusi di indonesia sangat sering kita kenal dengan UUD yang merupakan konstitusi paling mendasar yang mengatur secara garis besar ketatanegaraan baik dalam struktur, politik, sosial dan lainnya secara lebih mendalam.

Undang-undang Dasar atau disingkat UUD dalam negara adalah sebuah norma sistem politik dan hukum bentukan pada pemerintahan negara—biasanya dibalut sebagai dokumen tertulis. Hukum ini tidak mengatur hal-hal yang terperinci, melainkan hanya menjabarkan prinsip-prinsip yang menjadi dasar bagi peraturan-peraturan lainnya. Dalam kasus bentukan negara, konstitusi memuat aturan dan prinsip-prinsip entitas politik dan hukum, istilah ini merujuk secara khusus untuk menetapkan konstitusi nasional sebagai prinsip-prinsip dasar politik, prinsip-prinsip dasar hukum termasuk dalam bentukan struktur, prosedur, wewenang dan kewajiban pemerintahan negara pada umumnya, Konstitusi umumnya merujuk pada penjaminan hak kepada warga masyarakatnya. Istilah konstitusi dapat diterapkan kepada seluruh hukum yang mendefinisikan fungsi pemerintahan negara.

Negara dan konstitusi adalah dwitunggal. Jika diibaratkan bangunan, negara sebagai pilar-pilar atau tembok tidak bisa berdiri kokoh tanpa pondasi yang kuat, yaitu konstitusi Indonesia. Hampir setiap negara mempunyai konstitusi, terlepas dari apakah konstitusi tersebut telah dilaksanakan dengan optimal atau belum. Yang jelas, konstitusi adalah perangkat negara yang perannya tak bisa dipandang sebelah mata.

Cita-cita luhur pendiri Bangsa Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD 1945), yaitu: melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia; memajukan kesejahteraan umum; mencerdaskan kehidupan bangsa; ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dalam tujuan bangsa tersebut ada dua hal yang sangat bersinggungan dengan hukum dari pilar-pilar pokok berdirinya bangsa dan Negara Republik Indonesia, yakni perlindungan bagi segenap bangsa dan keadilan sosial (social justice) – yang karenanya Indonesia mendeklarasikan diri sebagai Negara hukum.

Pilihan Indonesia menjadi bagian dari Negara hukum(konstitusi) adalah dalam rangka menjamin dan melindungi hak-hak asasi manusia. Konstitusi merupakan kesepakatan dasar tentang prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan negara, hak-hak warga negara yang harus dilindungi.Konstitutionalisme, adalah sebuah paham mengenai pembatasan kekuasaan dan jaminan hak-hak rakyat melalui konstitusi. 

Prinsip dasar dari negara hukum adalah adanya pemberian jaminan  perlindungan,  dan penghormatan terhadap HAM. HAM secara jelas diatur dalam konstitusi UUD 1945 pasca Amandemen. Dalam UUD 1945 yang diamandemen, HAM secara khusus diatur dalam Bab XA, mulai pasal 28 A sampai dengan pasal 28 J. Dalam penegakan hukum prinsip ini dalam konstitusi kita tertuang dalam Pasal 27 UUD 1945,  bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan itu tanpa terkecuali.

Manifestasi  dari negara memberikan perlindungan dan perlakuan yang sama di hadapan hukum adalah dengan membangun sebuah sistem penegakan hukum. Sistem penegakan hukum merupakan sebuah sistem yang dibangun untuk menciptakan, memelihara dan mempertahankan kedamaian pergaulan hidup yang selaras dengan kaidah, dalam hal ini kaidah hukum/peraturan perundang-undangan, yang berlaku dalam masyarakat. 

Dalam realitanya penegakan hukum di negeri ini amat terbalik dari harapan konstitusi dan semakin bergeser dari substansi konstitusi yang sebagaimana teramanatkan dalam UUD  1945. Tentunya ini menjadi kritik pedas bagi pengguna otoritas negeri ini yang seharusnya menjadi negeri demokrasi dengan konstitusi UUD 1945.

Read More

[Dirgahayu Republik Indonesia 73 Tahun]

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

"Kemerdekaan hanyalah didapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad ‘Merdeka, merdeka atau mati'!" (Ir. Soekarno)

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia terjadi pada hari Jum’at, tanggal 17 Agustus 1945. Begitu besar arti dan makna Kemerdekaan Indonesia terdahap kelangsungan pembangunan Indonesia. Hanya saja sepertinya banyak yang melupakan mengenai sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia ini yang telah banyak menguras korban jiwa dan harta benda pada jaman kemerdakaan dahulu yang dilakukan oleh para pahlawan bangsa Indonesia tercinta ini.

Dengan kemerdekaan, berarti bangsa Indonesia mendapatkan suatu kebebasan. Bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing. Bebas menentukan nasib bangsa sendiri. Hal ini berarti bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berdaulat, bangsa yang harus memiliki tanggung jawab sendiri dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Untuk mengingatkan kembali proses proklamasi dan juga kemerdekaan, marilah kita sedikit banyak belajar mengenai sejarah berdirinya bangsa Indonesia dengan semangat pemudanya.

28 Oktober 1928 Pemuda di Indonesia mengkobarkan Semangat nya dengan deklarasi Sumpah Pemuda nya. Berlanjut lagi pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan semangat kaum pemuda nya turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada Tanggal 10 November 1945 Para pemuda ikut serta dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia dengan rela mengorbankan jiwa raga nya demi keutuhan NKRI. Pada tahun 1966 juga pemuda turut ikut memperjuangkan melawan paham Komunisme yang dianggap tidak sesuai dengan cita-cita Negara Indonesia. Hingga puncak nya pada tahun 1998 Pemuda mampu menggulingkan rezim diktator Orba yang tidak sesuai dengan Konstitusi Negara Kesatuan republik Indonesia.

Generasi muda Indonesia adalah generasi yang diharapkan dapat menjadi generasi penerus bangsa yang besar ini. Entah yang saat ini masih di bangku SMP,SMA, dan kuliah menjadi generasi yang harus dapat mengemban beban di masa depan, yaitu masa depan Bangsa Indonesia. Untuk itu maka generasi muda perlu dipersiapkan sedini mungkin dan dipersiapkan sematang mungkin sehingga siap dalam perkembangan globalisasi yang amat pesat. Moral generasi muda haruslah dibentuk dengan bijak dan baik guna menghasilkan pribadi yang memiliki karakter sesuai dengan pancasila dan agama.

Namun sayang sekali di Usia 73 Tahun Ini Indonesia dengan jumlah pemuda nya yang sangat banyak justru menjerumuskan kepada kemunduran dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Hal ini dibuktikan Dengan banyak nya pemuda-pemuda yang terjajah pikiran nya dengan perilaku yang tidak mengedepankan Moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Banyak sekali pemuda-pemuda di Indonesia terjerumus oleh Narkoba, Pornografi, dan Paham Radikalisme. Kini sudah 73 tahun Indonesia merdeka, sudah saatnya kita mengisi kemerdekaan Indonesia dengan belajar, bekerja dan membangun Negara, karena ini adalah Indonesia ku, Indonesia mu, dan Indonesia Kita.

Dirgahayu Republik Indonesia!

------------

K-SPOL/37/17/08

Salam,

Kementerian Sosial Politik

BEM KM Unmul 2018

"Siap Bergerak Dalam Aksi Kita"

Read More

[Hari Pramuka]

Hey hey sudah bulan  Agustus aja ya. Dan sekarang tepatnya tanggal 14 Agustus nih guys, ada apa ya hari ini?

Yuk kita simak penjelasan di bawah ini.

Mungkin banyak masyarakat  kita lupa akan hari ini atau bahkan ada yang tidak tau?

Tetapi tidak dengan para pemuda pemudi Praja Muda Karana (Pramuka), karna tepat pada tanggal 14 Agustus adalah hari dimana  masyarakat Indonesia merayakan hari jadinya pramuka.

Berbicara tentang pramuka, perayaan hari Pramuka tidak  terjadi begitu saja guyss, karena ada sejarahnya nih, di Indonesia sendiri pengunaan istilah "Pramuka" baru resmi di gunakan pada tahun 1961. Akan tetapi gerakan Pramuka sejatinya telah ada sejak jaman penjajahan Belanda dengan nama kepanduan. Sedangkan di dunia di sebut Scout. Gerakan ini bertujuan untuk

Pengembangan pemuda secara fisik, mental, dan spiritual. 

Pramuka sendiri didirikan oleh Robert Loard Badan Powel yaitu seorang Letnan Inggris yang untuk pertama kalinya mengadakan perkemahan Pramuka di pulau Brown Sea, Inggris selama 8 hari. Selanjutnya pada tahun 1908 badan Powel menulis buku tentang prinsip dasar kepramukaan "scouting for Boys" yang artinya Pramuka untuk laki-laki.

Sedangkan kedatangan Pramuka ke Indonesia tidak datang dengan sendirinya nih guys. Pramuka ke Indonesia di bawa oleh Belanda yang kala itu tengah menjajah Indonesia. Mereka mendirikan organisasi tersebut di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging) yang artinya persatuan pandu-pandu Hindia Belanda.

Dalam perkembangan pemimpin-pemimpin gerakan nasional membentuk organisasi kepanduan yang bertujuan  membentuk manusia Indonesia yang baik dan siap menjadi kader pergerakan Nasional. Dalam waktu singkat muncul berbagai organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).

Kemudian pemerintah Hindia Belanda memberikan larangan penggunaan istilah Padvindery.  Maka K.H. Agus Salim mengganti nama tersebut menjadi Pandu atau Kepanduan dan menjadi cikal bakal dalam sejarah Pramuka di Indonesia.

Pada tahun 1961 organisasi kepanduan di Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan dan terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia).

Tentunya banyak yang bertanya, kenapa peringatan hari Pramuka di peringati pada 14 Agustus?  dikarenakan pada tanggal 14 Agustus 1961 adalah hari dimana Gerakan Pramuka resmi di perkenalkan di seluruh Indonesia, sehingga di tetapkan sebagai hari Pramuka yang di ikuti dengan pawai besar. Sebelumnya presiden juga telah melantik Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari di istana negara dan menyampaikan anugrah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji gerakan Pramuka nasional Indonesia ( Keppres No. 448 tahun 1961). Kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai dimulai.

Karena peristiwa inilah maka Hari Pramuka ditetapkan pada tanggal 14 Agustus, yang setiap tahun di peringati oleh seluruh masyarakat Indonesia terutama jajaran dan anggota Pramuka.

Semoga dengan adanya perayaan hari Pramuka ini, Diharapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama para pemuda pemudi dapat menjadi sarana dalam meningkatkan rasa syukur dan cinta kita terhadap kepramukaan yang telah lama melekat pada diri anak indonesia. Dan Semoga Pramuka menjadi wadah pembentukan dan perubahan karakter generasi bangsa  yang dapat membawa perubahan Indonesia kedepannya menjadi lebih baik lagi.

Selamat Hari Pramuka

-14 Agustus 2018-

TTD

Siti Mardiyah Noor Hidayah

Staff Kementerian Apresiasi Kreatifitas dan  Potensi Mahasiswa

Read More