[KETUK HATI on March]

Salam Sahabat Kita !

Kementerian Sosial Lingkungan telah melakukan KETUK HATI yaitu Ketemu Komunitas dan Silaturahmi Relasi yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan kerjasama, pada bulan Maret menghasilkan 13 kali Kunjungan, 8 Kali , Kolaborasi Kegiatan dan 4 Kali Pemberian Bantuan Bencana diantaranya:

✔2 Maret 2018, Pemberian Bantuan korban kebakaran di Pasundan Samarinda dari Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul sebesar Rp 8.220.100,-.

✔4 Maret 2018, Kunjungan ke Kepala Sekolah SD Filial 026 Muara Kaman membahas mengenai perkembangan penyelesaian masalah sengketa tanah sekolah dan rencana Dirgahayu Unmul Mengajar yang akan di laksanakan disana.

✔5 Maret 2018, Kunjungan ke Rumah Sedekah Muslimah membahas mengenai pengenalan RSM dan program kerja yang dapat di kolaborasikan bersama Kementerian Sosial Lingkungan BEM KM Unmul 2018.

✔6 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Sosial Masyarakat BEM FAPERTA Unmul membahas mengenai kegiatan di Bina Desa Faperta dan kegiatan yang dapat di kolaborasikan dengan Kementerian Sosial Lingkungan BEM KM Unmul 2018.

✔7 Maret 2018, Kongkow Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam membahas mengenai Evaluasi penyerahan bantuan kebakaran Pasundan dan time line kegiatan kedepan.

✔9 Maret 2018, Kolaborasi kegiatan berbagi sarapan ke penyapu jalanan, tukang parkir, satpam dll bersama Rumah Sedekah Muslimah.

✔9 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Sosial Masyarakat BEM FKIP Unmul membahas mengenai Sharing Program Gerakan FKIP Mengajar bersama dengan Gerakan Unmul Mengajar.

✔ 11 maret 2018, Kolaborasi Kegiatan Peringatan Hari Kanker Anak Internasional di Rumah Sakit AWS bersama beberapa lembaga sosial yaitu Pelita Bunda Education Center, Komunitas Support Kanker, JCI Kaltim, YUK! Indonesia Chapter Samarinda, Yayasan Sadari Indonesia, Coz We Care, SMP Negeri 7 Samarinda.

✔12 maret 2018, Kunjungan ke SDN 036 Bengkinang Tenggarong membahas mengenai kegiatan Aksi Hijau yang akan dilakukan Unmul Cinta Lingkungan pada akhir bulan Maret.

✔14-18 Maret 2018, Musyawarah Kerja Forum Nasional Sosial Masyarakat BEM se-Indonesia di Riau dan Kementerian Sosial Lingkungan BEM KM Unmul 2018 menjadi Koordinator Pusat Forum Nasional Sosial Masyarakat BEM se-Indonesia 2018.

✔17 Maret 2018, Diskusi SOSMAS #1 Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul bersama dengan Kementerian Kesejahteraan Mahasiswa BEM KM Unmul 2018 menghadirkan pemateri dari LP2m dan KKN Kebangsaan Unmul Angkatan 43.

✔18 Maret 2018, Pemberian Bantuan Gunung Sinabung dari Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul ke Universitas Sumatera Utara untuk diserahkan ke Posko Bencana Gunung Sinabung sebesar Rp 560.000,-. 

✔19 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda membahas mengenai kondisi lingkungan Kota Samarinda bersama Unmul Cinta Lingkungan.

✔20 Maret 2018, Diskusi SOSMAS #2 Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul dengan pemahasan bidang pertanian dan perikanan.

✔22 Maret 2018, Kunjungan ke Kantor Kelurahan Desa Loa Tebu membahas mengenai perkenalan Bina Desa Unmul dan perizinan melakukan Bina Desa di sana.

✔ 23 Maret 2018, Kolaborasi kegiatan Berbagi sarapan ke daerah banjir di Loa Janan bersama Rumah Sedekah Muslimah.

✔24 Maret 2018, Kunjungan ke Rumah Inspirasi KALTIM membahas mengenai pengenalan, latar belakang, struktural dan program kerja Rumah Inspirasi KALTIM.

✔24 Maret 2018, Kolaborasi Unmul Cinta Lingkungan dalam kegiatan Eart Hour bersama lembaga di Kota Samarinda yaitu Hima Teknik Lingkungan dan Hima Fisika.

✔25 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur membahas mengenai pengenalan Bina Desa Unmul dan Rumah Belajar KITA. Yang kemudian akan adanya kunjungan dan pemberian bantuan 1.000 judul Buku dan 2 rak lemari buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Bank Indonesia.

✔26 maret 2018, Pemberian Bantuan banjir Loa Janan dari Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul ke RT 17 sebesar Rp 1.414.200,-. 

✔27 Maret 2018, Kunjungan k[KETUK HATI on March]

Salam Sahabat Kita !

Kementerian Sosial Lingkungan telah melakukan KETUK HATI yaitu Ketemu Komunitas dan Silaturahmi Relasi yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan kerjasama, pada bulan Maret menghasilkan 13 kali Kunjungan, 8 Kali , Kolaborasi Kegiatan dan 4 Kali Pemberian Bantuan Bencana diantaranya:

✔2 Maret 2018, Pemberian Bantuan korban kebakaran di Pasundan Samarinda dari Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul sebesar Rp 8.220.100,-.

✔4 Maret 2018, Kunjungan ke Kepala Sekolah SD Filial 026 Muara Kaman membahas mengenai perkembangan penyelesaian masalah sengketa tanah sekolah dan rencana Dirgahayu Unmul Mengajar yang akan di laksanakan disana.

✔5 Maret 2018, Kunjungan ke Rumah Sedekah Muslimah membahas mengenai pengenalan RSM dan program kerja yang dapat di kolaborasikan bersama Kementerian Sosial Lingkungan BEM KM Unmul 2018.

✔6 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Sosial Masyarakat BEM FAPERTA Unmul membahas mengenai kegiatan di Bina Desa Faperta dan kegiatan yang dapat di kolaborasikan dengan Kementerian Sosial Lingkungan BEM KM Unmul 2018.

✔7 Maret 2018, Kongkow Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam membahas mengenai Evaluasi penyerahan bantuan kebakaran Pasundan dan time line kegiatan kedepan.

✔9 Maret 2018, Kolaborasi kegiatan berbagi sarapan ke penyapu jalanan, tukang parkir, satpam dll bersama Rumah Sedekah Muslimah.

✔9 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Sosial Masyarakat BEM FKIP Unmul membahas mengenai Sharing Program Gerakan FKIP Mengajar bersama dengan Gerakan Unmul Mengajar.

✔ 11 maret 2018, Kolaborasi Kegiatan Peringatan Hari Kanker Anak Internasional di Rumah Sakit AWS bersama beberapa lembaga sosial yaitu Pelita Bunda Education Center, Komunitas Support Kanker, JCI Kaltim, YUK! Indonesia Chapter Samarinda, Yayasan Sadari Indonesia, Coz We Care, SMP Negeri 7 Samarinda.

✔12 maret 2018, Kunjungan ke SDN 036 Bengkinang Tenggarong membahas mengenai kegiatan Aksi Hijau yang akan dilakukan Unmul Cinta Lingkungan pada akhir bulan Maret.

✔14-18 Maret 2018, Musyawarah Kerja Forum Nasional Sosial Masyarakat BEM se-Indonesia di Riau dan Kementerian Sosial Lingkungan BEM KM Unmul 2018 menjadi Koordinator Pusat Forum Nasional Sosial Masyarakat BEM se-Indonesia 2018.

✔17 Maret 2018, Diskusi SOSMAS #1 Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul bersama dengan Kementerian Kesejahteraan Mahasiswa BEM KM Unmul 2018 menghadirkan pemateri dari LP2m dan KKN Kebangsaan Unmul Angkatan 43.

✔18 Maret 2018, Pemberian Bantuan Gunung Sinabung dari Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul ke Universitas Sumatera Utara untuk diserahkan ke Posko Bencana Gunung Sinabung sebesar Rp 560.000,-. 

✔19 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda membahas mengenai kondisi lingkungan Kota Samarinda bersama Unmul Cinta Lingkungan.

✔20 Maret 2018, Diskusi SOSMAS #2 Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul dengan pemahasan bidang pertanian dan perikanan.

✔22 Maret 2018, Kunjungan ke Kantor Kelurahan Desa Loa Tebu membahas mengenai perkenalan Bina Desa Unmul dan perizinan melakukan Bina Desa di sana.

✔ 23 Maret 2018, Kolaborasi kegiatan Berbagi sarapan ke daerah banjir di Loa Janan bersama Rumah Sedekah Muslimah.

✔24 Maret 2018, Kunjungan ke Rumah Inspirasi KALTIM membahas mengenai pengenalan, latar belakang, struktural dan program kerja Rumah Inspirasi KALTIM.

✔24 Maret 2018, Kolaborasi Unmul Cinta Lingkungan dalam kegiatan Eart Hour bersama lembaga di Kota Samarinda yaitu Hima Teknik Lingkungan dan Hima Fisika.

✔25 Maret 2018, Kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur membahas mengenai pengenalan Bina Desa Unmul dan Rumah Belajar KITA. Yang kemudian akan adanya kunjungan dan pemberian bantuan 1.000 judul Buku dan 2 rak lemari buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Bank Indonesia.

✔26 maret 2018, Pemberian Bantuan banjir Loa Janan dari Bubuhan Sosial Masyarakat BEM se-Unmul ke RT 17 sebesar Rp 1.414.200,-.

Read More

[TERIMA KASIH kepada SUWONDO]

BEM KM - BEM KM Unmul 2018 mengucapkan terima kasih kepada Suwondo (FEB, 2015) atas dedikasi dan kontribusinya sebagai Menteri Kebijakan Kampus BEM KM Unmul 2018 hingga 108 hari kerja.

Tentunya kinerja dan hasil kerja baik selama mengabdi tidak boleh dilupakan dan akan menjadi patokan untuk apa-apa saja yang harus dilakukan oleh penerusnya untuk bertugas.

Terima kasih atas dedikasinya sekali lagi diucapkan dengan tulus, teriring doa dan ucapan semoga selalu sukses.

-----------

K-MW/11/29/03

Salam,

BEM KM Unmul 2018

“Kolaborator Cinta Untuk Asa Indonesia”

Read More

[RESILIENSI IBU DALAM UPAYA PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN ANAK PENGIDAP DOWN SYNDROME]

BEM KM - Setiap orang tua menginginkan dan merasa bahagia ketika melihat anaknya berkembang dengan sempurna. Namun demikian sering terjadi dimana anak memperlihatkan masalah-masalah dalam perkembangannya sejak usia dini (Rachmayanti dan Zulkaida, 2007). Salah satu masalah dalam perkembangan anak adalah gangguan psikiatrik yang dikenal dengan istilah “anak berkebutuhan khusus” (special needs children), yaitu anak yang secara bermakna mengalami kelainan atau gangguan (fisik, mental, intelektual, sosial dan emosional) dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya adalah mereka memerlukan pelayanan pendidikan khusus (Direktorat Pembinaan SLB : Haydes, 2004).

Dalam melakukan pembentukkan kemandirian terhadap anak down syndrome, orang tua banyak mengalami kendala antara lain : 

Terlalu kasihan terhadap kekurangan anak

Kurang percaya kemampuan anak

Kendala dari segi waktu

Kendala dalam pelaksanannya

Usaha yang dapat dilakukan dalam mengatasi kendala pembentukkan kemandirian anak down syndrome, antara lain :

Mengurangi kesibukan di luar rumah atau kesibukkan lainnya (terfokus pada anak)

Membuat catatan kemajuan anak

Berdoa untuk kesembuhan anak

Usaha yang dapat dilakukan dalam pembentukkan kemandirian terhadap anak down syndrome, yakni 

Kenali anak mulai dari usia dini (setiap perkembangan dan pertumbuhannya). Bila ada kelainan dari anak normal lainnya cepat mencari solusi atau melakukan pengobatan. Selain itu, biarkan anak-anak melakukan pekerjaan mereka sendiri, walaupun hasilnya kurang sempurna, berikan pujian atas uasaha mereka, berikan tanggung jawab kepada anak. Jangan cepat membantu kesulitan mereka dalam menerapkan pembelajaran, dan berikan motivasi untuk mandiri.

Buat prioritas, berusaha dengan keyakinan bahwa segala yang diupayakan untuk anak adalah akan berhasil.

Memberikan pendidikan melalui sekolah  kepada anak down syndrome sehingga mereka dapat bersosialisasi dengan orang banyak. Khusus anak berkebutuhan khusus yaitu SLB (Sekolah Luar Biasa) dengan melakukan sistem kerja sama dengan sekolah yaitu :

Kerja sama dalam perencanaan program pelayanan

Kerja sama dalam melaksanakan program pelayanan

Kerja sama dalam evaluasi program pelayanan

Peran orang tua terutama ibu sangat berpengaruh dalam pembentukkan kemandirian pada anak down syndrome. Namun tercapai atau tidaknya kemandirian anak, hal itu bergantung dari usaha yang dilakukan seperti apa yang telah di ajarkan pada anak dan apa saja yang diterapkan orang tua di rumah. Peran orang tua terutama ibu sangat penting dalam pembentukkan karakter anak dan ketercapaian kemandiriannya.

RAUDHATUN NISYA. HL

STAF KEMENTERIAN SOSIAL LINGKUNGAN

BEM KM UNMUL 2018

----------------

[CERITA KITA]

K-SOS

(21/03/18)

Read More

[NOTULENSI BASIC RESEARCH TRAINING BEM KM UNMUL]

BEM KM - Jumat 16 Maret 2018, BRT (Basic Research Training) pada pukul 16.00 WITA sampai dengan telah 17.30 WITA dilaksanakan di Ruang Rapat Rektorat Lantai 3

BRT (Basic Research Training) adalah program kerja Ristrada yang bertujuan untuk memberikan pelatihan riset berbasis materi statistik dan tata cara dalam melakukan survei. Tim Riset Kaltim Post.

Pelatihan dihadiri oleh 32 orang peserta, dan 5 orang dari Kaltim Post. Awalnya BRT merupakan program kerja yang TSO-nya staff internal Ristrada BEM KM saja. 

Namun, melihat adanya beberapa lembaga mahasiswa di Unmul yang memiliki biro atau tim riset/penelitian namun masih sama - sama tak memiliki ruang untuk mengupgrade ilmu tentang riset/penelitian, sehingga pelatihan ini dirasa perlu untuk dilakukan bersama.

BRT kali ini di buka oleh Koordinator Revolusi Biro Kaltim Post yaitu Almerico Yuda Pratama BRT bersama Kaltim Post dan bersama dua pemateri yaitu Risky Riskywandy dan Eka Syafitri Andraini.

Basic Research Training bersama Kaltim Post akan dilaksanakan secara bertahap. Dan tahap akhir dari pelatihan ini adalah peserta mampu mengolah survei dan mempublikasikannya.

Acara BRT kali ini berjalan dengan lancar. Materi yang menarik dan pemateri yang cukup asyik serta menjawab pertanyaan para peserta dengan baik. Saat itu, kedua pemateri juga dibantu oleh 2 rekan kerjanya dalam menyampaikan materi dan menjawab pertanyaan peserta.

Harapannya Basic Research Training bersama Kaltim Post dapat menambah wawasan mengenai riset sekaligus menjalin silahturahmi dengan tim riset dari Fakultas dan UKM Universitas Mulawarman.

Biro Riset Strategis dan Data

BEM KM UNMUL 2018

--------------------

[CERITA KITA]

K-STR

(21/03/18)

Read More

[AUDIENSI ALIANSI PEREMPUAN SAMARINDA BERSAMA KOMISI IV DPRD PROV. KALTIM]

BEM KM - Rapat Dengar Pendapat yang dilakukan Aliansi Perempuan Samarinda bersama Komisi IV DPRD Prov. Kaltim pada hari Senin, 12 Maret 2018 pukul 12.00-13.30 berjalan dengan baik. Perwakilan aliansi menyampaikan pandangan, tuntutan, dan saran mengenai penyikapan yang perlu diberikan oleh pemerintah terkait bahaya pornografi, LGBT, dan miras.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa pornografi adalah hal yang sangat merusak moral, bahkan otak secara biologis. Kerusakannya 2 kali lebih merusak dibandingkan NAPZA pada otak manusia.

Belum selesai permasalahan pornografi, kita diributkan kembali mengenai perilaku LGBT, yang notabene tidak sesuai dengan fitrah manusia dan merupakan kelainan psikologis. Namun, kami tidak ingin mendiskriminasi individunya. Kami menolak "perilakunya" yang besar dampaknya terhadap penyebaran penyakit menular seksual.

Kedua kondisibtersebut diperparah dengan kehadiran miras atau minuman keras yang sangat jelas merugikan tubuh dan berdampak negatif bagi berbagai organ dalam tubuh manusia. Selain itu miras dapat mengganggu pikiran dan menghilangkan akal.

Ketiga hal di atas memiliki andil yang besar dalam kerusakan moral bangsa. Seperti yang kita ketahui bahwa kondisi bangsa hari ini menentukan kondisi bangsa di masa depan. Kami tidak ingin Indonesia kehilangan generasi penerus yang berkualitas dari permasalahan moral seperti ini. 

Para dewan juga memberikan sambutan yang baik dan siap merumuskan regulasi yang tepat dalam menyikapi permasalahan sosial yang kini marak terjadi.

Selain itu, perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak. Seperti pemaksimalan pendidikan dalam tatanan keluarga dan sekolah, media yang memberikan konten-konten yang sehat, pemerintah dengan 

alat kuasanya dalam mengontrol negara, dan masyarakat yang lebih luas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan pengaruh baik bagi generasi muda demi masa depan 

bangsa.

Oleh karena itu, Kementrian Pemberdayaan Perempuan BEM KM Unmul yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Samarinda bersama2 menyampaikan beberapa

tuntutan yang patut untuk dijadikan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan oleh pemerintah, sebagai berikut:

1. Optimalisasi UU Pornografi sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberantas pornografi di Indonesia.

2. Memberikan fasilitas dalam melakukan upaya preventif untuk kasus.

kekerasan perempuan dan anak yang masih marak terjadi hingga hari ini.

3. Sebagai masyarakat yang menganut nilai-nilai Pancasila, agama, dan norma, kami menolak perilaku dan pergerakan LGBT di Indonesia.

4. Pemerintah memberikan ketegasan dalam penolakan LGBT yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, agama, dan norma di masyarakat.

5. Pemerintah memaksimalkan peran dalam upaya preventif dan kuratif bagi permasalahan LGBT.

6. MIRAS dan sejenisnya dilarang peredarannya, tidak hanya sekadar diawasi atau dikendalikan karena mengingat efek merusak secara biologis maupun psikologis hingga berdampak pada moral bangsa.

Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim memiliki pandangan dan keprihatinan yang sama mengenai permasalahan yang saat ini dihadapi seperti pornografi, LGBT, dan miras. Harapannya kedepan kerjasama yang lebih sinergis antara pemerintahan terkait dan masyarakat dalam menghadapi permasalahan sosial yang mendegradasi moral bangsa sesuai dengan perannya.

-----------------

Kementerian Pemberdayaan Perempuan

[CERITA KITA]

K-PE

(19/03/18)

Read More